Jejak Waktu

 

Jejak jejak waktu

Walau berontak tetap berlalu

Hanya satu yang tak pernah layu

Tembangmu syahdu dihatiku.

 

Awan Januari

Buyarkan semua angan-angan

Kau datang tanpa buat janji

Membelai jiwa yang tertekan.

 

Tak perlu lagi disesali

Bentuk saja impian

menjadi prasasti

Jika dihati masih ada tempat tersisa

Izinkan aku berteduh disana.

 

Masih adakah gelora jiwa

Sedang rindu terbelenggu

ruang dan waktu

Jika asmara masih utuh ditempatnya

Izinkan diriku memanjakannya.

 

Kata yang terucap

Walau singkat jadikan azimat

Andai pergi tak tinggalkan janji

Semua abadi sampai kiamat.

 

©(=============)

 

Momentum

 

Selami kedalaman hati

Dengan pelita jiwa

Jika kau temukan

Satu noktah terang

Di antara kepulan debu,

Ambil dia

Simpan di dasar kalbu

Jadi lentera.

 

Noktah terang bersemi di hati

Terakumulasi menjadi

Kristal-kristal cinta.

 

Tataplah

Dengan mata hati

Setinggi mana cinta kau bawa.

 

Rasakan

Dengan inti jiwa

Sesuci apa tersemai di jiwa.

 

Dan air telagapun kini tenang

Karena angin berhenti bertiup kencang

Bidukpun segera marapat

Tak pernah ada lagi bimbang

Ada dermaga tempat bersandar

Lepaskan lelah.

 

©(Sgu280220020000)

ARPEGGIO BIRU

 

Silih berganti

Keyakinan hanya sesaat

Mengapung dan tenggelam

Menanti beat di depan

Kenangan indah untuk dinikmati.

 

Arpeggio biru

Ritme cinta paripurna

Meninggi dan meninggi

Berhenti dengan keindahan

Terbang melayang jatuh dipangkuan.

 

Awan tak cukup pekat

Mengiringi musik lembut kasih

Bumi tak cukup ruang

Membentang luas semestanya rindu.

 

Arpeggio biru

Reffrein keindahan warna

Merayu keperihan

Menyisipkan energi baru

Nyanyian masa depanpun tercipta.

 

Tak henti alunan di hati

Perjanjian, birama keindahan

Rindu tak surut oleh waktu

Memastikan harapan.

 

Berjalan ditemani nyanyian

Se lagu, komposisi jiwamu

Ku yakin kau di sampingku

Manjakan kenangan

Bebaskan kemesraan.

 

©(=============)