Fase Transisi

Read more: Fase Transisi  
   

Manusia tidak hanya memiliki tubuh fisik yang nyata, tetapi tubuh astral (fluidal) yang halus dan tidak kelihatan. Penelitian juga menemukan bahwa tubuh astral fludial bisa berada di luar tubuh fisik. Teori Quantum menyatakan, Quantum adalah bagian elementer terkecil, bersiifat gelombang energi atau korpuskel. 

Energi Quantum bukan linier memanjang sambung menyambung tetapi loncatan Quantum. Materi akhirnya tidak ketat, tetapi merupakan lingkaran daya dari bagian-bagian energi terkecil. Faham fisika Quantum ini membuat penertian bahwa kematian tubuh ketat-fisik tidak merupakan kematian manusia secara menyeluruh. Bahwa pada kematian seseorang tubuh tidak dipisahkan dari jiwa secara mutlak. Tubuh fisik-ketat mati, sedangkan tubuh astral bersatu dengan jiwa dan hidup terus.

Anda harus menyiapkan diri sendiri, untuk transisi dimana di sana tidak ada satu pun yang Anda sendiri telah terbiasa, kata Imam al-Ghazali. Setelah meninggal dunia, identitas Anda akan cenderung merespon untuk merangsang sesuatu yang pernah ia rasakan sebelumnya. Jika Anda tetap terikat dengan sesuatu yang sudah Anda kenal; hal itu hanya akan membuat Anda menderita.

Mulailah tafakur, berdialog dengan Allah.

Hubungkan hati kita, perasaan kita, dan coba timbulkan rasa rindu dan cinta kepada Allah. panggil Asma-Nya berulang-ulang (tanpa menghitung-hitung jumlahnya) dengan suara hati yang dalam. Lakukan dengan sungguh-sungguh sehingga terasa ada sambutan yang menyeruak dalam kalbu kita... Rasakan kedamaian dan keheningan yang sejuk di dada...

"Wahai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan rasa puas, dengan segala nikmat yang diberikan, lagi diridhaiNya. Masuklah ke dalam jemaah hamba-hambaKu. Masuklah ke dalam syurgaKu." (QS Al-Fajr [89]:27-30)